Pupuk Organik BOF diolah secara khusus melalui proses yang benar, diperkaya dengan enzyme, bebas bakteri Phatogn, tidak bau (Earth smell), tidak menimbulkan gulma serta mudah aplikasinya. READMORE

Pupuk Organik Planmate dibuat dengan proses fermentasi menggunakan katalis Mikrobiologi berkualitas tinngi yang mengandung mikroba menguntungkan bagi tanah & tanaman.READMORE

Keunggulan Sistem Pengolahan Limbah Padat & Limbah Cair dengan teknologi serta inovasi tinggi dari BIO PLANMATE. READMORE

Contact Us

BIOPLANMATE INDONESIA PT.
Talavera Office Park 28 Fl.,
Jl. T.B. Simatupang No. 22-26

Telefax:
+6221 72784991;
+6221 72784992

http://pupukkelapasawit.com
http://bioplanmate.com

News & Update

 

Pupuk Organik:

Bioplanmate Pupuk Organik

BOF Pupuk Organik

BOF Fine Pupuk Organik

Dosis Pemupukan Urea Pada Tanaman Kelapa Sawit.

Fungsi Pupuk Urea Pada Tanaman Kelapa Sawit. Urea merupakan salah satu jenis pupuk yang paling banyak di butuhkan oleh tanaman termasuk kelapa sawit. Pupuk urea saat ini dijual oleh pemerintah dengan posisi subsidi dan non subsidi, bedanya adalah terdapat selisih harga pada kedua jenis pupuk tersebut. Selain pupuk urea tanaman kelapa sawit juga membutuhkan pupuk MOP, Dolomite, TSP/Rock Phosphat dan Borate.



Pupuk urea mengandung 64% unsur hara nitrogen sedangkan dalam pupuk ZA mengandung 28% nitrogen dan 18% sulfur. Dalam pupuk NPK 16:16:8 berarti unsur nitrogennya adalah 16%.

Fungsi unsur Nitrogen bagi tanaman kelapa sawit adalah :
1. Untuk pertumbuhan daun
Unsur hara nitrogen paling besar berguna untuk pertumbuhan daun muda sehingga jika terjadi kekurangan maka akan langsung nyata terlihat pada daun yang paling muda.
2. Untuk pembentukan bakal buah
Bersama dengan unsur hara yang lain untuk pembentukan buah kelapa sawit.

Dosis pupuk urea untuk kelapa sawit adalah 1,5 kg/batang yang di aplikasikan 2 kali dalam setahun yaitu 0,7 kg pada bulan Februari dan pada Agustus.

Pupuk Urea memiliki sifat mudah menguap sehingga aplikasinya harus di lakukan pada saat tanah masih lembab dan bukan pada saat tanah mengalirkan air karena dari hasil penelitian tingkat penguapan adalah 30%/hari.

Sehubungan dengan sertifikasi di perkebunan kelapa sawit yaitu RSPO, ISCC dan ISPO maka penaburan pupuk urea tidak di benarkan dekat dengan pinggir sungai untuk menghindari pencemaran, jarak minimal adalah 10 m dari pinggir sungai.

Gejala kekurangna unsur hara nitrogen terlihat pada daun yang paling ujung atau daun muda dimana warna daun menjadi pucat terutama di siang hari akan kelihatan dengan jelas sekali.

Demikian informasi tentang gejala kekurangan pupuk urea pada tanaman kelapa sawit.