Pupuk Organik pada Kabocha

Pupuk Organik pada Kabocha

Kabocha, atau labu Jepang, belum dikonsumsi secara luas di Indonesia. Buah yang dagingnya berwarna kuning ini enak diolah menjadi berbagai makanan seperti sup, puding, tempura atau baik juga dibuat menjadi makanan bayi karena mengandung banyak nutrisi.


Nutrisi yang terkandung di dalam kabocha sangat baik bagi kesehatan, misalnya b-karoten bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat mengurangi resiko kanker dan penyakit jantung serta menurunkan tekanan darah. Kobucha juga mengandung vitamin C, besi, dan kalium yang dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Selain itu, kabocha juga memiliki serat tinggi yang dapat mengurangi resiko sembelit, serta vitamin A yang berfungsi untuk memelihara kesehatan mata.  

 

 

 

 

 

 

Kandungan Buah Kabocha (Cucurbita maxima) per 100 g:

Komposisi (%b/b)

Satuan

Jumlah (kadar dalam produk)

Kadar Air

gram

85-91.2

Kadar Protein

gram

0.8-2.0

Kadar Lemak

gram

0.1-0.5

Kadar Karbohidrat

gram

3.3-11.0

Kalsium

miligram

14-48

Phospor

miligram

21-38

Besi

miligram

70

Vitamin A

IU

340-7800

Vitamin B

miligram

0.014

Vitamin C

miligram

6-21

Kalori

kJ

85-170

Sumber: Direktorat Gizi, DepKes RI (2000)

 

Walaupun memiliki kadar air yang tinggi, kabocha mempunyai daya simpan yang tinggi. Buah yang telah matang asalkan masih utuh dapat bertahan sampai satu tahun dalam ruangan asalkan suhunya sejuk (10-13°C), cukup lembab (70-75%), tempat penyimpanan bersih dan sirkulasi udaranya yang baik.

 

 

Sebagai komoditas hortikultura yang relatif baru dibudidayakan di Indonesia kabocha berprospek cerah karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan berpeluang untuk diekspor. Tanaman ini termasuk jenis yang toleran terhadap kekeringan, relatif sedikit membutuhkan air dan sensitif terhadap genangan air. Kabocha dapat ditanam di seluruh daerah di Indonesia dan lebih baik ditanam pada musim kemarau.

 

Kami menggunakan Pupuk Organik dari Bioplanmate

 



Pupuk organik BOF telah diaplikasikan di lahan kabocha di daerah Lembang dan memberikan hasil yang memuaskan bagi petani. Dosis yang dipergunakan 100 gr/ tanaman, diaplikasikan ke lubang tanam pada area yang sudah ditutup mulsa. Seiring pertumbuhannya batang labu kabocha akan menjalar, dan supaya hasil panennya maksimal harus dibuatkan penopang seperti ajir atau para-para yang nantinya akan menahan beban dari buahnya. Setelah satu bulan dilakukan pengukuran tinggi tanaman dan jumlah daun.

 




Tanaman kobucha dipanen setelah dua bulan, saat buah sudah berwarna oranye cerah merata dan sudah tidak ada bagian yang berwarna hijau lagi.

 



Tabel perlakuan terhadap tanaman kontrol dan yang diberi BOF untuk beberapa parameter:

No

Perlakuan

Tinggi Tanaman

Jumlah Daun

Berat Buah

1

Kontrol

52,57 cm

8,29 cm

3 kg

2

BOF

51,71 cm

9,00 cm

3,5 kg

 

Kesimpulan:
Dengan aplikasi pupuk organik  jenis BOF sebanyak 100 gr per tanaman, rata-rata tinggi, jumlah daun dan berat buah meningkat dibanding penggunaan pupuk kandang biasa. Dengan meningkatnya hasil panen kobucha nilai ekonomisnya bertambah dan taraf hidup petani menjadi lebih baik.

Sistem Pengolah Limbah Pabrik Kelapa Sawit Bioplanmate

BIOPLANMATE INDONESIA PT.
Talavera Office Park 28 Fl., Jl. T.B. Simatupang No. 22-26

1. Info / Pembelian Pupuk Call / WA 081219992860

2. Info / Pembelian Pupuk Call / WA 081932020368


Call / WA untuk Sistem Pengolah Limbah 081380640995
Klik disini :